Minggu, 13 September 2009

VenomRX Boomslang Hemotoxin Edition 700


Dari perbincangan para pemerhati PSU di forum-forum, mungkin banyak yang mencela nama VenomRX sebagai power supply OEM yang tidak bisa diandalkan untuk PC kelas atas. Bagaimanapun juga target PSU VenomRX memang bukan kalangan overclocker, tapi lebih fokus pada mereka yang membutuhkan PSU lumayan dengan harga yang ringan. Namun edisi terbaru VenomRX, Boomslang Hemotoxin Edition 700, hadir dengan mengusung aneka feature PSU kelas atas seperti halnya Active PFC dan sistem kabel modular. Menariknya, harga PSU ini boleh diadu dengan kompetitor yang lebih mapan.

Boomslang dengan klaim kapasitas daya continuous 700 watt ini memang berbeda dengan VenomRX seri konvensional. Dandanan kabel dengan selubung hijau terang berpadu kompak dengan kipas transparan ber-LED hijau yang jadi menarik ketika dinyalakan. Struktur komponen dalam PSU juga terlihat lebih serius, meskipun dengan area heatsink yang tergolong minim dibandingkan PSU berkualitas. Untuk memudahkan instalasi, Boomslang menerapkan kabel modular, di mana 2 jalur +12 V ditujukan untuk kartu grafis. PSU ini sendiri menerapkan 4 jalur +12 V dengan arus masing-masing 20 Ampere. Nilai ini secara teoritis sudah cukup besar untuk kelas PSU 700 watt.

***

Dari pantauan kami, stabilitas tegangan sebenarnya sudah bagus dengan hanya fluktuasi sekitar 0,02-0,07 volt saat kondisi beban penuh (full load). Pada level 12 V, terlihat tegangan diposisikan cukup tinggi (sekitar 12,42-12,45), mungkin untuk mengantisipasi penurunan tegangan yang biasa terjadi pada beban yang tinggi. Nilai faktor daya yang tinggi (95-96%) juga menjadi poin bagus dan layak disejajarkan dengan beberapa PSU sejenis yang kami coba. Satu-satunya keraguan kami tentu saja pada masalah daya tahan yang harus dibuktikan pendatang baru ini. Ini mengingat VenomRX belum populer bagi mereka yang sering berkecimpung di segmen sistem high-end. (Deny Prasetyo)

Hasil Uji

Idle

Load

+3,3V

3,38V

3,36V

+5V

5,10V

5,15V

+12V

12,42V

12,35V

Minimum Daya (watt)*

194

404

Maksimum Daya (watt)*

200

411

* Lebih rendah lebih baik

Spesifikasi VenomRX Boomslang Hemotoxin Edition 700

Tipe

ATX Form Factor 2.3

Dimensi (plt)

15x14x 8,6 cm

Bobot

1,8kg

Voltase input

100-240 V

Kapasitas output

700W

Output

+12V1(20A) +12V2(20) +12V3(20A) +12V4(20A)

+5V(24A) +3,3V(24A) -12V(1A) +5Vsb(2,5A)

MTBF

-

Konektor

1 ATX 20/24-pin, 1 ATX 4-pin, 2 PCIe 6/8-pin,

6 SATA, 8 Peripheral (kabel terisolasi)

Pendinginan

12cm fan, honeycomb vent

Feature

Dukungan untuk SLI dan CrossFire,

Short Circuit Protection, Over Voltage Protection

Situs Web

www.venomrxs.com

Garansi

1 tahun

Harga kisaran*

US$ 84

ATi Radeon HD4770


ATI kian percaya diri menggebrak tatanan baku kartu grafis. Produk terbarunya, Radeon HD4770, adalah salah satu buktinya. Dengan harga sekitar US$ 100, chip ini menawarkan kinerja yang setara dengan produk yang setingkat di atasnya.

Bisa dibilang sementara ini ATi boleh berbangga dengan kesuksesan mereka menjadi penyedia chip grafis paling populer di jajaran komputer desktop. Saat ini, produk ATI praktis menguasai mayoritas segmen kartu grafis. Lihat saja, mulai dari chip HD4870 dan HD4850 yang sukses menggusur dominasi chipset nVidia G92 yang sudah cukup berumur, lalu serangan di kelas mainstream dengan ATi Radeon HD4670 yang mampu memberikan kinerja bagus namun dibarengi konsumsi daya dan harganya yang sangat terjangkau.

Belum selesai dengan ketiga kartu grafis tersebut, di akhir bulan April lalu ATi kembali meluncurkan kartu grafis terbarunya yang juga masuk ke kelas mainstream yang disebut Radeon HD4770. Kartu grafis yang menggunakan basis core terbaru RV740 ini diluncurkan dengan harga yang sangat menarik, hanya di kisaran US$ 100.

Dilihat dari spesifikasinya Radeon HD4770 ini memiliki 640 buah stream processor yang sama dengan Radeon HD4830. Namun kecepatan yang dimilikinya jauh lebih cepat, yakni 750MHz berbanding 575MHz. Kecepatan memorinya pun jauh lebih cepat karena HD4770 menggunakan memori GDDR5 yang berkecepatan 3200MHz. Kombinasi ini ternyata menghasilkan performa yang istimewa untuk kartu grafis kelas US$ 100an. Jika Anda melihat hasil pengujian, kita bisa melihat bagaimana Radeon HD4770 bisa melampui kinerja GeForce 9800GT. Padahal, GeForce 9800GT sebenarnya adalah kartu grafis kelas menengah dengan kisaran harga sekitar US$ 150an.

Dengan rasio performa berbanding harga yang sedemikian menarik, Radeon HD4770 sepertinya akan menjadi kartu grafis favorit di kelas menengah. Kalau pun ada yang menghambat penjualannya, itu lebih pada kesiapan ATI dalam menyediakan suplai yang cukup untuk chip istimewa ini. Kabar terakhir menyebutkan, ATI agak kesulitan memenuhi permintaan yang begitu tinggi sehingga kita harus sedikit bersabar menunggu kemunculan kartu grafis berbasis HD4770; termasuk untuk pasaran Indonesia. Namun satu yang pasti, nVidia sepertinya harus kembali memutar otak menyusun lawan sepadan bagi kartu grafis berbasis HD4770. (Steven Irwandi – Kontributor)

Hasil Pengujian

Hampir di semua hasil pengujian, ATI Radeon HD4770 berhasil mengalahkan kartu grafis 9800GT yang sebenarnya memiliki segmentasi harga lebih tinggi. Alhasil, Radeon HD4770 menawarkan rasio harga/kinerja yang sangat memikat.

Pengujian

ATI Radeon HD4770

(HD4770, 750/3200MHz,

GDDR5-512B)

Manli 9800GT

(GF 9800GT, 600/1800MHz,

GDDR3-512MB)

3DMark 2006 (1280x1024)

12507

12747

3DMark Vantage (1280x1024)

P7577

P6174

Crysis (1024x768)

36,72 fps

30,51 fps

World in Conflict (1024x768)

40,33 fps

36,00 fps

Oblivion (1024x768)

94,18 fps

89,41 fps

Spesifikasi ATi Radeon HD4770

Chip controller

ATI RADEON HD4770

Antarmuka

PCI-E x16

Kapasitas Memori

512MB GDDR5

Kecepatan grafis

750 MHz

Kecepatan memori

3200 MHz

Garansi

-

Situs Web

ati.amd.com

Harga kisaran*

US$ 100-an


ASUS M4A78T-E

Kehadiran ASUS M4A78T-E menjawab permintaan akan hadirnya prosesor AMD Phenom II soket AM3 yang menggunakan memori DDR3. Namun apakah kinerja yang dicapai memiliki perbedaan yang tinggi dengan generasi soket AM2+ dengan DDR2-nya?

Tidak lama setelah meluncurkan soket AM3, AMD meluncurkan prosesor AMD Phenom II berbasis soket tersebut. Hal ini memang menegaskan asumsi bahwa dukungan komponen terbaru akan menghasilkan kinerja terdepan. Dengan demikian memori jenis DDR3 modus dual kanal bisa dioptimalkan hingga kapasitas 16 GB.Clock 1600 MHz bisa diaktifkan dengan modusoverclock yang memadai.

Sebagaimana diketahui, AMD790GX merupakanchipset handal dalam hal fungsi grafis onboard-nya. Dipersenjatai dengan chipset Ati Radeon HD3300 yang bisa dimaksimalkan hingga 512 MB, motherboard ini memiliki dukungan terhadap DirectX10, OpenGL 2.0 dan Shader Model 4.0. Dan yang menjadi nilai tambah yaitu disertakannyafeature Side Port Memory 128MB DDR3 1333MHz. Feature ini menggunakan chip tersendiri dan tidak mengambil kapasitas memori. Jadi jika mengaktifkan chip grafis onboard, sistem akan mendapatkan bantuan dari feature ini yang diklaim mampu meningkatkan kinerjanya (dibandingkan tanpa mengaktifkannya). Chipset ini juga bisa diaktifkan menjadi modus hybrid-CrossFireX yang menggabungkan kinerja chip antara grafis terintegrasi dan mandiri.

Dalam hal koneksi VGA, tersedia port HDMI bagi penggunaan multimedia definisi tinggi (hingga resolusi 1920x1200). Feature ini cocok untuk menampilkan video kualitas fullHD 1080p. Port digital DVI sendiri mampu menampilkan resolusi hingga 2560 x 1440 @ 60Hz dan port D-Sub mendukung hingga resolusi 2560 x 1440 @ 75Hz.

Selain feature overclock yang menjadi andalannya, tersedia pula satu feature unik berupa ASUS Anti-Surge Protection. Feature ini berguna untuk mencegah kerusakan motherboard atau komponen lain akibat tegangan listrik PLN yang tidak stabil. Asus menempatkan chip khusus untuk mendeteksi surgeyang bertujuan menjaga tegangan 3,3 volt, 5 volt, dan 12 volt di batas normal. Jika terjadi overvoltagemendadak, chip akan memicu sistem untuk melakukan shutdown otomatis. Feature ini cukup bermanfaat bagi user yang menggunakan power supply berkualitas “biasa”, tidak memiliki UPS, atau stabilizer berkualitas. Sementara feature khas lainnya juga tersedia (seperti EPU bagi efisiensi daya, TurboV bagi proses overclock dengan sekali klik di dalam sistem operasi, Turbo Key, serta Express Gate (yang mampu melakukan booting ke sistem operasi non-Windows dalam hitungan detik).

***

Apa yang dihadirkan ASUS M4A78T-E sangat cocok bagi pegila AMD yang hendak mencoba soket terbaru AM3. Kinerja tangguh yang didukung oleh aneka feature andalan untuk memenuhi kebutuhanoverclock dan keamanan menjadi nilai tambah yang patut dipertimbangkan. Apalagi hal ini ditambah kemampuan grafis onboard-nya yang mampu diajak bermain game kelas menengah atau menonton tayangan video berbasis FullHD. (Dayu Akbar--Kontributor)

Hasil Pengujian

Tampil di kelas yang lebih sederhana, ASUS M4A78T-E dengan chipset AMD790GX-nya memang memiliki perbedaan kinerja. Meski demikian, selisih yang tidak signifikan menunjukkan hal yang wajar.

ASUS M4A78T-E

ASUS M4A79T Deluxe

SYSmark 2007 Preview 1.04

137

142

SiSoft Sandra XII.SP1 (Dhrystone ALU)

35,42 GIPS

35,48 GIPS

Cinebench R10

8523 CB-CPU

8529 CB-CPU

Encoding Video

8 menit 29 detik

8 menit 25 detik

Encoding Audio

2 menit 11 detik

2 menit 11 detik

PCMark Vantage

3593 PCMarks

4002 PCMarks

3DMark Vantage (onboard/Asus EN8800GT)

P397/P6648

- /P6664

PT Boats (onboard/Asus EN8800GT)

15,7/50,7

- /52,2

FSB Maksimum

305MHz

315MHz

Platform Uji:

Prosesor AMD Phenom II X4 810 2,6GHz, Kingston DDR3 KHX14400D3K2 2GB, kartu grafis Asus EN8800GT 1GB, harddisk Seagate Barracuda 7200RPM 160GB.

Spesifikasi ASUS M4A78T-E

Tipe prosesor

AMD soket AM3 (AM3)

Chipset

AMD 790GX+SB750

Memori

4 DDR3-1066/1333/1600(oc) kanal ganda maks.16GB

Kartu grafis

2x PCI-Express x16 (x16, x8)

Slot ekspansi

2x PCIe x1, 2x PCI 2.2

Storage

5x SATA, 1x PATA, 1x eSATA

RAID

SATA RAID 0, 1, 5, 10 dan JBOD

Chip suara

VIA VT1708S (8 kanal)

Chip jaringan

Atheros L1E (gigabit)

I/O

1 x PS/2 Keyboard

1 x S/PDIF Out (Optical)

1 x HDMI

1 x D-Sub 15-pin

1 x DVI-D

6 x USB 2.0

1 x FireWire

1 x eSATA

1 x LAN

1 x 6in1 audio